Resum PKKMB hari 1 UNUSA
Materi pertama dari Bapak Hari Prianto,S.E ( Kepala BNN Provinsi Jawa Timur)
Alasan Indonesia Rawan Peredaran Narkoba
Kondisi geografis: banyak pelabuhan terbuka dan Pasar narkoba di Indonesia sangat potensial, harga jual lebih tinggi dibanding negara asal (misalnya dari Myanmar & Tiongkok). Faktor ekonomi menjadikan Indonesia sasaran peredaran narkoba internasional.
Narkotika memiliki fungsi dan manfaat medis yaitu sebagai obat bius pencegah batuk dan diare
Narkotika juga memiliki beberapa Golongan yaitu Golongan 1, Golongan 2, Golongan 3
Narkoba juga memiliki bahaya jika disalah gunakan fungsinya yaitu dapat menimbulkan ketergantungan bahkan sampai dapat menyebabkan kematian
Strategi untuk penanganan seperti pencegahan agar masyarakat tidak mencoba narkoba tersebut dan juga melakukan pemberantaasan terhadap narkoba seperti menangkap bandar, malakukan hukuman yang berat kepada bandar. Selain itu juga korban pecandu narkoba harus di beri Rehabilitasi yang baik agar pecandu terbebas dari ketergantungan
Materi ke dua dari Dr. Pulung Siswantoro, SKM., M.Kes (Dosen Universitas Airlangga)
Kata beliau persepsi dapat mempengaruhi sikap kita contohnya musim panas di Indonisia disebut 'Kemarau' sehingga terkesan tidak menyenangkan, berbeda dengan negara lain yang menyebutnya dengan 'Summer' dan justru terlihat lebih menyenangkan
Orang sukses bukan hanya mengikuti tren, tapi mampu menciptakan sesuatu yang baru dari kebutuhan yang belum ada. Kreativitas membuat orang bisa bertahan dan unggul dalam perubahan zaman
Kita juga harus mengikuti perkembangan zaman seperti saat terjadi pandemi kita bisa tetap sekolah walaupun sedang di rumah dengan menggunakan applikasi zoom,gmeet DLL. ada juga pihak yang menolak perubahan contohnya ojek online konvensional tidak mau beralih ke ojek online yang cakupan nya lebih luas dari pada hanya menunggu di satu titik
Materi ke tiga dari Bapak Hafid Algristian, dr., Sp.KJ (Dosen UNUSA, RSI Jemursari)
Jangan menilai suatu tindakan dari hanya berdasarkan perasaan atau ketidaksukaan pribadi, Untuk mengetahui orang lain tidak harus mengetahui seluruh cerita hidupnya. Penting untuk tetap berempati,menghargai, dan setiap orang punya cerita dan latar belakang masing-masing
Ada beberapa jenis perundungan seperti perundungan fisik, verbal, sosial,seksual, siber(cyber bullying)
cara pencegahan seperti jika melihat perundungan jangan jadi penonton, tapi ikut mengingatkan pelaku dan melindungi korban. Jangan tunggu korban merasa tersinggung baru bertindak
Kita juga harus membangun mindset yang positif mulai dari diri sendiri seperti sayangi dan hargai diri sendiri
Komentar
Posting Komentar